Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Cinta yang Keras Kepala

[PUISI] Cinta yang Keras Kepala
ilustrasi orang berziarah (pexels.com/cottonbro studio)

Dunia telah berganti rupa
Jalan itu bukan milik kita lagi
Ia asing dan bising
Kedai tempat kita tertawa seolah tak pernah ada

Orang-orang datang silih berganti
Membawa niat baik
Menyodorkan nama-nama baru
Menakar masa depan
"Yang lalu biarlah berlalu."

Tapi aku tetap di sini
Di bangku ini, bangku terakhir kita
Menyebut namamu dalam hati seperti doa yang tak pernah selesai

Mereka bilang aku hidup dalam bayang
Terperangkap masa lalu
Tidak apa-apa, Sayang
Mereka hanya tidak tahu
Bagiku kau tak pernah pergi
Karena cintaku tak bisa dinegosiasi, tak tunduk pada logika, tak gentar diuji waktu

Biarlah dunia berubah
Musim datang dan pergi
Aku tetap memilihmu
Karena cintaku adalah cinta yang keras kepala

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More

[PUISI] Sajak Rindu

20 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Euforia Lawas

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction