Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Derai Tawa yang Kurindu

[PUISI] Derai Tawa yang Kurindu
ilustrasi sepasang kekasih (pexels.com/Josh Willink)
Share Article

Di ujung hari yang sepi
Aku duduk termenung dalam hening
Menggenggam kenangan yang tercerai
Mengingat derai tawa yang kurindu

Tawa itu mengalun seperti melodi indah
Mengisi ruang hati yang kini sunyi
Menghapus sejenak beban kehidupan
Membawa kedamaian dalam tekanan

Namun waktu berlari terlalu cepat
Membawa pergi tawa yang dulu akrab
Tinggalkan jejak-jejak kehangatan
Di hati yang kini kian merindu

Kini hanya angin malam yang menemani
Membawa bisikan kenangan yang samar
Menghembuskan kerinduan yang tak terucap
Pada tawa yang pernah menghidupkan jiwa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Badut Percobaan

03 Sep 2024, 05:54 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Theodore Siagian
EditorTheodore Siagian

Related Articles

See More
[PUISI] Saling Becermin

[PUISI] Saling Becermin

05 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bisik Pekerja

[PUISI] Bisik Pekerja

04 Jul 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction