Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Badut Percobaan

[PUISI] Badut Percobaan
ilustrasi badut (pexels.com/Nishant Aneja)
Share Article

Diam dalam dekapan melankolis
Berdiri di hadapan manusia berperilaku bengis
Sering meringkuk sebab menahan tangis
Sudah yang keberapa ini?

Bunuh saja bayang-bayangnya, Tuhan
Asal jangan buru-buru raganya dimakamkan
Masih banyak kerumitan yang belum dituntaskan
Masih belum puas meringis sebab terlalu banyak menangis

Hahaha kata mereka
Memangnya sedang jadi komika?
Leluconnya basi, sama sekali tak bermakna
Sebab tak gunakan kalbu dalam bicara

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team