Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Dermaga Rindu

[PUISI] Dermaga Rindu
Potret dermaga (pexels.com/Esmanur.M)

Aku menunggu pergantian waktu di suatu dermaga
Melihat ombak kecil mengikis batu karang
Memainkan saxophone, ditemani oleh ikan kecil yang melompat bersamaan
Asap tebal dari kapal pesiar sudah terlihat dari jauh

Malam tiba, aku masih di tempat yang sama
Malam membawa purnama kala itu
Aku tak melihatnya, satu bintang kecil kesayanganku
Entah ia merajuk atau purnama yang sengaja menyembunyikannya

Purnama tak ingin memberikan berita kepergiannya hari itu
Padahal aku sudah menunggunya sedari petang
Pasang air laut menjadi saksi, aku duduk seorang diri di tepi dermaga
Bersama kesunyian di tengah kebisingan air laut

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Langit yang Terluka oleh Manusia

10 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction