Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Di Sudut Bistro Tua

[PUISI] Di Sudut Bistro Tua
ilustrasi puisi di sudut bistro tua (pexels.com/Nihat Küçük)

Matamu memandang kerlipan
lampu temaram di sudut bistro tua
heran, dimana dan kapan datang
sementara detik waktu berlalu ria
menunggu ia, tak kunjung tiba

Ketukan tangan menimbul irama
pada rasa bosan yang kian menjadi
menguap lelah dan terkantuk-kantuk
ah, hanya buang-buang waktu
pikirmu sembari mendengus kesal

Mengapa masih sabar menunggu
padahal suratnya telah digenggam
dengan ultimatum paling benderang
bahwa yang kau tunggu telah tiada
di jalan sudut bistro tua

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Kepada Kegagalan

07 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Lima Jenis Cinta

[PUISI] Lima Jenis Cinta

04 Mei 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Terbentur Rasa

[PUISI] Terbentur Rasa

03 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction