Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Dirimu yang Kubiarkan Hidup dalam Imajinasi
ilustrasi seseorang merenung (unsplash.com/Eduardo Pastor)

Aku pernah membayangkan kau dan aku terikat dalam pernikahan
Lantas menua berdua sampai ajal memisahkan
Namun tinggal itu sebatas harapan
Sebab realitas tak pernah sudi mengizinkan

Sekalipun semuanya tinggal angan-angan
Aku tidak akan berhenti menetap di dalam pikiran
Sebab di sana aku tetap bisa mencapai kebahagiaan
Yang sempat terenggut oleh perpisahan

Kasih, percayalah kau akan selalu jadi bagian dari hidupku
Kepergian ragamu tidak menghentikan kenyataan itu
Sebab aku masih bisa memelukmu dalam ingatan yang kupilih sendiri
Menciptakanmu ulang, setiap kali sepi mendekati

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy