Aku pernah membayangkan kau dan aku terikat dalam pernikahan
Lantas menua berdua sampai ajal memisahkan
Namun tinggal itu sebatas harapan
Sebab realitas tak pernah sudi mengizinkan
Sekalipun semuanya tinggal angan-angan
Aku tidak akan berhenti menetap di dalam pikiran
Sebab di sana aku tetap bisa mencapai kebahagiaan
Yang sempat terenggut oleh perpisahan
Kasih, percayalah kau akan selalu jadi bagian dari hidupku
Kepergian ragamu tidak menghentikan kenyataan itu
Sebab aku masih bisa memelukmu dalam ingatan yang kupilih sendiri
Menciptakanmu ulang, setiap kali sepi mendekati
![[PUISI] Dirimu yang Kubiarkan Hidup dalam Imajinasi](https://image.idntimes.com/post/20260829/eduardo-pastor-fk8mthvgml4-unsplash_c18f16b5-5aaf-4e4c-884e-2371dbd70623.jpg)