Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Elegi Perpisahan

[PUISI] Elegi Perpisahan
ilustrasi sunset (pexels.com/LEPTA STUDIO)

Aku duka, tapi tiada kuasa memaksa
Langkahmu, mana boleh aku menahan
Sedang harap di sana bagai kedua tangan
Yang hangat membentang

Meski kini kisah kan berkurang
Dan kata banyak yang terbuang
Aku tetap menjadi lautan yang tenang
Di antara ombak yang berisik
Juga angin yang berdesik

Aku luka, tapi tiada mengapa
Tawamu, mana boleh aku lupa

Maka, temukanlah arah
Sejauh kamu ingin berkelana
Kelak, biar waktu yang dengan lembutnya
Kembali merekatkan kita

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Riani Shr
EditorRiani Shr
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tentang Kesepian yang Ingin Kubagi Denganmu

04 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Semanis Madu

[PUISI] Semanis Madu

03 Apr 2026, 22:08 WIBFiction
[PUISI] Cerita Akhir Maret

[PUISI] Cerita Akhir Maret

03 Apr 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Jedalah Sejenak

[PUISI] Jedalah Sejenak

03 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Rumah Ternyaman

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction