Hening selalu duduk di samping gadis itu
Di tengah riuh yang saling bersahutan
Sementara orang-orang sibuk bertukar tawa
Ia hanya memilih menjadi pendengar
Kata mereka, ia gadis pendiam
Sulit didekati dan terlalu menjaga jarak
Padahal ia hanya tak pandai mencari kata
Saat semua suara berlomba memenuhi udara
Ia takut satu kalimat yang terlepas
Justru mengubah hangat menjadi canggung
Maka hening yang berbicara
Menggantikan kata-kata yang tak sempat lahir
Meski begitu, ia selalu menyukai cerita
Tentang kisah yang mengalir dari orang-orang
Sebab mendengarkan selalu terasa lebih mudah
Daripada menjelaskan isi hatinya sendiri
Kini gadis itu mulai belajar
Lebih banyak tersenyum dan membalasnya
Meski hening masih setia menemaninya
Sesekali ia membiarkan kata-kata menemukan suaranya
![[PUISI] Gadis yang Berteman dengan Hening](https://image.idntimes.com/post/20260910/pexels-alimuart-17208778_71bd70da-21f3-4bdc-ab54-a7840be93f5f.jpg)