Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Gaduh di Langit

ilustrasi berdoa
ilustrasi berdoa (pexels.com/Tanvir Khondokhar)

Menyeduh gaduh
Bukan dari petir menegur bumi
Sajak doa-doa saling berebut
Mengetuk merdu pintu langit

Setiap lirih permohonan
Terbang menjemput tulus
Menanjak persis anak panah
Mendamba langit memeluknya

Malam menjadi ruang tunggu panjang
Tempat segala rasa menanggalkan rapuh
Doa-doa berdiri seperti antrian lampu kecil
Bersorak girang tanpa suara

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Susu Jahe di Tengah Gelap

18 Jan 2026, 15:31 WIBFiction
Ilustrasi gambar

[PUISI] Pena dan Kertas

18 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menggugat Doa

18 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi bulan sabit

[PUISI] Bulan Sabit

17 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi menghadap laut

[PUISI] Palung Batin

16 Jan 2026, 20:07 WIBFiction
ilustrasi kertas putih

[PUISI] Halaman Kosong

14 Jan 2026, 20:17 WIBFiction