Hari baru, bulan baru
Lembaran baru saja dimulai
Hadir tanpa ragu
Keajaiban datang dengan sendirinya
Padat menjadi lega sejenak
Bayangan tak perlu dikejar
Sempat samar, tanpa bayangan yang mengikuti
Dunia runtuh
Hampa berjamaah
Menyembunyikan nada
Jenuh menyelimuti pagi hari
Hari yang terbelah nyata
Banyak peluang
Pelatihan
Permainan
Tantangan
Nama berbaris
Di antara aksara yang ada
Berjalan dengan caranya sendiri
Bukan berhenti
Cangkang yang retak
Suara menyebar ke nadiku
Biarkan suara hatimu
Mencoba lagi
Dengan elegan
Tanpa jenuh
Suara berdenging
Arah yang berbeda
"Kak, aku mau bertemu"
Berdetak tanpa usai
Harta karun emas yang tersimpan
Ingin tersimpan tanpa arah
Kacamata semesta yang bertanya
Tumbuh perlahan
Namun abadi
Dalam sebuah karya
![[PUISI] Hamparan Dunia Abadi](https://image.idntimes.com/post/20260901/beans-4k-miwmfxesohe-unsplash_bbd585c7-f139-4b54-8076-d9b0c6af37da.jpg)