Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata

1 min read
[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata
ilustrasi kecewa (pexels.com/RDNE Stock project)

Kamu bak musik yang tak tersentuh
Mengalir deras dengan berbagai warna indah
Lantunan melodi yang mengungah jiwa
Memberi makna dalam setiap kata

Namun, mengapa kini kau begitu sunyi
Meninggalkan pilu di hati
Kini, kau bak melodi yang kehabisan kata
Atau justru aku yang salah kira?

Apakah cintamu telah terhenti?
Atau kamu telah berpaling hati?
Melodi yang ku kira sejati
Kini telah menjadi penyayat luka di hati

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel