Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Hidup yang Belajar Tersenyum

ilustrasi tersenyum
ilustrasi tersenyum (pexels.com/Sky Miller)

Hidup tak selalu ramah,
ada luka yang diam-diam menggores jiwa.
Namun dari air mata aku belajar,
bahwa setiap jatuh membawa arti bangun kembali.

Senyum bukan tanda tanpa perih,
tapi keberanian menyembunyikan getir.
Hidup mengajarkan perlahan,
bahwa luka hanyalah guru yang menyamar.

Dan di setiap pagi,
aku memilih tersenyum,
sebagai doa,
sebagai harapan,
bahwa aku masih mampu berjalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kata Paling Tabu

09 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi cahaya lilin dan bunga

[PUISI] Pulih dalam Sepi

08 Jan 2026, 15:07 WIBFiction
Ilustrasi sampai jumpa

[PUISI] Sampai Jumpa Besok

08 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIBFiction
ilustrasi seorang pria

[PUISI] Tetap Berdiri

06 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seorang wanita yang membuka pintu

[PUISI] Pintu Tahun Baru

05 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi kapal mau tenggelam dengan latar langit senja.

[PUISI] Nakhoda Salah Arah

04 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
Ilustrasi tumbuh

[PUISI] Tumbuh

04 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi rintik hujan di jendela

[PUISI] Air Mata Semesta

04 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi puisi episode yang mati

[PUISI] Episode yang Mati

03 Jan 2026, 21:07 WIBFiction