Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ilusi

[PUISI] Ilusi
Pexels/Sebastian Soerensen

Kuusir segala mayaku
Tuk lalui langkah yang kian kelabu

Simfoni yang kurasa kini hanya elegi
Dari sebuah perjalanan yang tiada henti

Kuusir segala ragu dengan asaku
Kupendam masa lalu karena pesonamu

Namun... kini kau semakin jauh
Tatapan itu, yah tatapan matamu

Simpan kenyataan yang ambigu
Betapa ingin kukorek isi hatimu

Tuk ungkap kenyataan yang tak pernah ku tahu
Namun tetap saja, kau semakin menjauh
Tinggalkan diri yang kian lusuh

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Andhika Restu Firmansyah
EditorAndhika Restu Firmansyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Titik yang Enggan Dijemput Garis

25 Mar 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction