Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Jembatan Kertas

[PUISI] Jembatan Kertas
ilustrasi jembatan (unsplash.com/Daniel Seßler)

Kubangun sebuah jembatan dari janji
Demi menyeberang derasnya arus waktu
Papan harapan itu mudah rapuh
Dengan tali niat mengikat rindu

Tiang-tiangnya terkikis riak godaan
Denting notifikasi menggoyah setiap pijakan
Keyakinanku yang teguh tersandung di tengah bentang
Besi-besinya melengkung nyaris patah
Antara ingin bertahan atau harus pasrah

Seutas benang niat yang makin lama makin renggang
Sebelum akhirnya jembatan itu ambruk
Tinggal puing-puing beterbangan
Membiarkan terapung di sungai dari tahun yang terus melaju
Tanpa pernah mencapai seberang

Wahai tekad diri, masihkah tersisa di sudut hati?
Maukah kau sekali lagi berdiri membangun jembatan mimpi?
Meski tahu, kertas pun bisa robek di tengah hujan waktu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Jika Waktu Bisa Diulang

03 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction