Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Kegembiraan yang Tak Terkendali

[PUISI] Kegembiraan yang Tak Terkendali
ilustrasi gembira (pexels.com/Belle Co)

Tiba-tiba dunia menjadi terlalu terang
Seakan mentari lupa caranya meredup
Dan detak di dada menyalak
Seperti anak panah yang terlontar

Kegembiraan itu tak meminta izin
Ia menerobos ruang yang kosong
Menertawakan sunyi yang dulu bersarang
Melompat dalam peluh dan kehabisan arah

Kegembiraan ini sangat liar
Ia meledak seperti kembang api
Tak bisa kugenggam, tak bisa kuatur
Hanya bisa kurasakan, sampai tubuh tak sanggup

Mungkin ini cara semesta membalas luka
Dengan tawa yang terlalu keras untuk dibungkam
Dengan rasa yang tak tahu caranya tenang
Dan aku hanya bisa larut

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Theodore Siagian
EditorTheodore Siagian
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Jika Waktu Bisa Diulang

03 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Aku Terkutuk

[PUISI] Aku Terkutuk

01 Mei 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Nasi Goreng Ibu

[PUISI] Nasi Goreng Ibu

01 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

[PUISI] Pundak Tanpa Jeda

29 Apr 2026, 05:25 WIBFiction