Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Keramaian Paling Sepi

[PUISI] Keramaian Paling Sepi
Ilustrasi wanita patah hati (pexels.com/@masharaymers)
Share Article

Kedua sudut bibir beranjak ke telinga

Sepasang kelopak mata menyipit

Menertawakan candaan teman

Kabar baik, sekarang kau sendirian

 

Denting alat makan bersahutan

Obrolan hangat yang mengiringi

"Bagaimana harimu, Nak?"

Kabar baik, sekarang kau sendirian

 

Menatap layar yang sama

Air mata menghiasi pipi kami

Tenang, ini hanya seni peran

Kabar baik, sekarang kau sendirian

 

Jangan lepaskan kenangan

Resapi yang terjadi tiap detik

Tak ada alasan untuk merasa kesepian

Kau sendirian, begitulah akhirnya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indiana Malia
EditorIndiana Malia

Related Articles

See More

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction