Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Korek Api

[PUISI] Korek Api
ilustrasi korek api (pexels.com/@public-domain-pictures)

Nyanyian bulan diiringi nyala api
Dari korek mungil yang menari dalam bayang dinding
Jemari gadis itu terbakar, senyumnya memancar
Secercah pijar cahaya terpantul pada mata putihnya

Di hadapannya, secarik foto hancur menjelma abu
Wajah lelaki harimau itu perlahan hanyut
Dalam benaknya, sang gadis tertawa pilu
Sembari memanjatkan kutukan seumur hidup
Untuk masa lalunya yang berlumur darah dan benci yang merasuk

Malam itu, rintik hujan runtuh
Menutup dendamnya yang telah kalbu
Gadis itu akhirnya dapat bernapas lega
Bersama karbon dioksida yang tidak lagi membara

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Avifa khairunisa
EditorAvifa khairunisa
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction