Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[Puisi] Kota yang Lupa Pulang

[Puisi] Kota yang Lupa Pulang
ilustrasi perkotaan yang ramai (pexels.com/Gökhan Yetimova)

Langit berkabut menelan cahaya
gedung-gedung berdiri tanpa cerita
Langkah-langkah sibuk mengejar esok
tanpa sempat menyapa hari ini

Di lampu merah, wajah-wajah asing
menunggu giliran untuk terus berlari
Mereka lupa arti pulang
sebab rumah kini sekadar alamat

Bising klakson menenggelamkan mimpi
derap sepatu mengganti detak hati
Kota ini menelan sunyi
lalu memuntahkannya jadi rutinitas

Di lorong sempit yang tersisa
seorang bocah menggambar senja
Ia tidak terburu-buru
mungkin ia belum lupa caranya pulang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Vita R
EditorVita R
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction