Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Kupilih Angkat Kaki

[PUISI] Kupilih Angkat Kaki
ilustrasi rumah (unsplash.com/Aubrey Odom)
Share Article

Genderang perang sudah ditabuh
Sahutan perdebatan nyaris tak berjeda
Rumah tangga tampaknya sedang goyah
Komitmen menjadi penentu arah kelanjutan

Sakit tersakiti terpendam dalam jiwa
Meledak tak bersisa
Kupilih angkat kaki
Sebab hati tak sekuat dulu lagi

Tuk tenangkan diri menerima kenyataan ini
Pahit terteguk bak kopi tiada gula lagi
Lusuh muka menatap tempat tinggal ini
Yang dulu menghiasi hati

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team