Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Melahap Asap

1 min read
[PUISI] Melahap Asap
ilustrasi berjalan di kabut (pexels.com/Andrew Neel)

Barangkali orangutan tertawa sumbang

Bekantan menikmati remuk-redam

Sajak pilu para burung yang terkurung

Dilarang menangis meraung

Macan sedang menyaksikan kelam

Ironi mengacaukan harmoni

Rimba menjadi neraka

Rumah megah dilahap lidah merah

Pekat asap sedang menyekap

Kera duduk terlunta

Pohon menjulang menjadi arang

Akar habis terbakar

Kicau sekarang meracau

Belantara sedang tercekik

Makhluk lemah tertunduk kalah

Menelan asap, bersuara serak

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel