Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Langit Menangis Diam-Diam

[PUISI] Langit Menangis Diam-Diam
Orang di bawah langit berbintang (thoughtco.com)
Share Article

Langit mulai menangis diam-diam di malam itu
Tanpa petir, tanpa suara pilu
Hanya rintik jatuh satu persatu
Seperti rindu yang malu-malu

Awan kelabu menyelubungi langit
Seperti hatiku yang tak bisa dititip
Pada kata-kata yang ingin kupilih
Namun hanya mampu kupendam dalam sunyi

Jendela dibasahi oleh tetes hampa
Menyeret bayang wajah yang tak lupa
Kenanganmu hadir tanpa jeda
Tertulis di setiap tetes yang menyapa

Langit tahu tak semua luka harus diteriakkan
Ada duka yang lebih indah disimpan
Ada cinta yang lebih dalam bila diam
Seperti hujan yang jatuh reda lalu hilang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Mengucap Doa dengan Logika

03 Jul 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Persembahan

[PUISI] Persembahan

02 Jul 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Realitas Bayangmu

[PUISI] Realitas Bayangmu

02 Jul 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Nestapa Embun

[PUISI] Nestapa Embun

30 Jun 2026, 10:07 WIBFiction
[PUISI] Samudera Suci

[PUISI] Samudera Suci

30 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pemain Curang

[PUISI] Pemain Curang

30 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lambang Buram

[PUISI] Lambang Buram

29 Jun 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Cerita dari Bahari

[PUISI] Cerita dari Bahari

29 Jun 2026, 05:25 WIBFiction