Tangannya tak menggenggam pedang
Namun mampu memeluk dunia yang nyaris tumbang
Bahunya tampak rapuh diterpa waktu yang kejam
Tetapi di sanalah banyak jiwa temukan rasa tenteram
Ia menangis tetapi harapnya tak karam
Ia jatuh namun bangkit dalam diam
Lukanya disulam menjadi doa yang tak pernah usai
Setiap langkahnya lebih teguh dari hari ke hari
Maka jangan meragukan cahaya yang ia simpan
Karena meski redup, ia mampu menerangi kehidupan
Sebab di balik kelembutan yang tampak rapuh
Ada jiwa perempuan yang paling tangguh
![[PUISI] Lemah Tapi Kuat](https://image.idntimes.com/post/20260623/img_5038_7d946f7d-47b4-4478-a798-35b2c950a0a6.jpeg)