Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Maaf dan Selamat Tinggal

[PUISI] Maaf dan Selamat Tinggal
ilustrasi senja (pIxabay.com)
Share Article

Di antara ada dan tiada dirimu

Banyak obrolan yang masih tertahan

Ingin ku sampaikan namun tak sempat

Kau terlalu cepat untuk berpamitan

 

Tak ada lagi yang pantas diteruskan

Sudahilah bahwa kenyataan menyeret untuk lupakan

Sajak-sajak tak bertuan pun menemaniku

Hanya berupa baris paragraf tak tentu

Diikuti rasa ingin menemuimu begitu nyata

Maaf telah menjadi orang terakhir yang datang di peristirahatanmu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
[PUISI] Tanda Tanya Alam

[PUISI] Tanda Tanya Alam

04 Okt 2021, 13:57 WIB
Editorial Team