Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Manis Kurma akan Pergi Sebentar Lagi

[PUISI] Manis Kurma akan Pergi Sebentar Lagi
ilustrasi Kurma (unsplash.com/Vdphotography)

Manis kurma di ujung lidah
Lembut legit, nikmat tiada banding
Tapi waktu terus berpacu cepat
Sebentar lagi, tinggal gigit kenangan

Seperti senja yang beranjak hilang
Manis kurma pun akan lenyap pergi
Hanya tinggal rasa yang terkenang
Dan bekas manis yang membekas di hati

Namun tak perlu risau dan bersedih
Karena kenangan itu akan selalu ada
Manis kurma lambang kebahagiaan
Menemani hari meski raga tak bersua

Harapan pun tumbuh seperti tunas muda
Manis kurma yang lain akan datang lagi
Beri ruang untuk yang baru mekar
Nikmati manisnya, jangan hanya terkenang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ari Nofal Alatas
EditorAri Nofal Alatas
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sajak untuk Rindu yang Tak Pernah Selesai

23 Mar 2026, 22:52 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction