Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

[PUISI] Musim yang Tak Kembali
ilustrasi seorang wanita sedang memegang lentera di musim gugur (unsplash.com/daiga_ellaby)

Ada musim yang datang membawa bunga
Mengisi hari dengan warna hangat
Namun tanpa tanda ia berlalu
Meninggalkan ranting yang kosong

Aku berdiri di taman kenangan
Tempat kita pernah menanam tawa
Kini angin hanya membawa daun gugur
Seperti surat yang tak pernah sampai

Kehilangan mengubah cara melihat waktu
Hari terasa lebih panjang dari biasanya
Setiap detik seperti langkah sunyi
Yang tak tahu harus menuju ke mana

Namun pohon tetap menunggu musim
Meski pernah telanjang oleh dingin
Karena dari tanah yang pernah kehilangan
Bunga baru selalu menemukan jalan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction