Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Restoran yang Pernah Ia Janjikan

[PUISI] Restoran yang Pernah Ia Janjikan
ilustrasi restoran (unsplash.com/Jahanzeb Ahsan)
Share Article

Kukumpulkan sisa tekad untuk melangkah
Memasuki pintu restoran ini
Tempat yang dulu hanya ada dalam janji
Sebuah perjamuan yang tak pernah ia penuhi

Aku memilih satu sudut sunyi
Menatap pelayan yang sibuk menata meja
Dan orang-orang dengan tawa yang rapi
Semuanya asing, punya dunia sendiri

Kuhela napas dalam-dalam
Akhirnya, aku menapakkan kaki di sini
Di tempat yang selalu ia ceritakan
Meski pada akhirnya, aku harus datang sendirian

Bukannya aku sengaja mengundang luka
Atau meratapi janji yang telah layu
Justru ini adalah pembuktian
Bahwa aku sudah utuh tanpa dirinya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Menyimpan Badai Terlalu Lama

19 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Tak Bertuan

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction