Lisan yang diam lagi terbungkam
Hati yang berserah lagi tak gentar
Menerima segala perlakuan,
biarpun itu sewenang-wenang
Jiwa-jiwa yang lapang
Paras-paras yang tenang
Ungkapan dunia hanyalah persinggahan,
teramat nyata mereka rasakan
Senyum yang terpancar
Tangis yang dipendam dalam-dalam
Doa paling tulus yang mereka rapalkan pada sepertiga malam
Sungguh, mereka adalah manusia-manusia yang ditinggikan
![[PUISI] Manusia yang Ditinggikan](https://image.idntimes.com/post/20250812/pexels-shootsaga-30555644_23926dde-3a4e-4f2f-8d4a-a4a6956fa1bb.jpg)