Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Mari Bersantai Sejenak
ilustrasi bersantai (pexel.com/Oleksander P)

Hiruk pikuk dunia yang terlihat
Meninggalkan jiwa yang kusut
Tak ada hari untuk tertawa,
Atau sekedar berucap kata

Hanya mengejar duniawi semata
Melupakan ketenangan jiwa

Hai! Manusia disana,
Kenapa tak coba kau bersantai sejenak
Menikmati alam dan hidup,
Yang lebih berharga daripada pekerjaanmu

Uang memang penting,
Tapi, bukankah kedamaian jiwa harus dicari?
Lupakan sejenak beban hidup yang ada,
Yang menjerat dan membuatmu lelah

Biarkan jiwa merdeka
Menikmati ketenangan dalam diam
Mari bersantai sejenak
Menyerap energi positif dari alam
Agar kembali bersemangat
Menghadapi segala tantangan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team