Ada jalan yang pernah kutinggalkan
Ada harap yang pernah gugur di sana
Semuanya telah membentuk langkahku
Tanpa perlu kubawa terus ke depan
Kini aku tidak lagi menghitung kemungkinan
Tidak sibuk menebak ujung perjalanan
Setiap langkah kupijakkan dengan teguh
Pada hari yang sedang kujalani
Jika jalan ini berbelok, biarlah
Jika harus memutar, biarlah
Selama kakiku masih mampu melangkah
Aku akan tetap berjalan dengan yakin
Aku tidak ingin hidup di belakang
Mencari jawaban dari yang telah berlalu
Hari ini cukup dengan satu keyakinan
Untuk terus melangkah tanpa menoleh
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Melangkah tanpa Menoleh
![[PUISI] Melangkah tanpa Menoleh](https://image.idntimes.com/post/20241013/ana-gabriel-z7bg-pjf7se-unsplash-f96a2f31398211c36c1d614d2c908814-af8ffa86d5575f969cae8c35449e150a.jpg)
ilustrasi berjalan di pantai (unsplash.com/Ana Gabriel)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
Editorial Team
EditorYudha