Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Memanah di Tengah Laut
Ilustrasi puisi memanah di tengah laut (pexels.com/Meruyert Gonullu)

Kala itu guntur menyeringai

terbahak-bahak memaki puas

berkata jika ia begitu konyol

memanah di tengah laut lepas

padahal ombak berderu gusar

 

Apa yang kau cari?

bisiknya dengan penuh rasa hina

sebab memanah itu perlu tujuan

setidaknya tahu siapa yang dihunus

apalagi di tengah arus air kencang

 

Pemanah itu diam, tak berkutik

cacian guntur hanya sampah belaka

tiga, dua, satu, hingga panah meleset

tepat pada guntur yang tengah lengah

ya, iya menargetkannya di tengah laut

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team