Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Membakar Sunyi

[PUISI] Membakar Sunyi
ilustrasi wajah yang terbakar oleh api merah (pexels.com/Merlin Lightpainting)

Api itu bernama kesepian
Menyala pelan di sela tulang rusuk
Kadang temaram menyerupai senja
Kadang menyilaukan hingga mata tak sanggup terbuka

Api itu menjelma wajah rindu
Kabut merah yang menutup pandangan
Ia menari di dadaku yang gemetar
Menjadi bara yang enggan padam

Aku duduk, ia ikut bernafas
Aku berjalan, ia menyeret langkah
Aku terlelap, ia menyusup dalam mimpi
Aku terjaga, ia masih bergetar di bibir

Andai ada jeda untuk padam
Aku ingin jadi tubuh yang dingin
Melepas bayangan merah yang menutup mata
Dan berbaring di pelukan gelap, tanpa nama

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Musim yang Tak Kembali

20 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction