Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Memeluk Angan

[PUISI] Memeluk Angan
ilustrasi perempuan dan angin (pexels.com/Gelatin)
Share Article

Ada banyak alasan mengapa angin malam sulit masuk
Kedatangannya memang menentramkan jiwa
Sayang, mereka datang untuk menusuk para pengemis kasih
Hingga aku lupa bagaimana rasanya dimiliki

Semoga tak ada lagi kisah semu di antara mahluk
Meskipun aku tahu bahwa rasanya tak sama
Bahkan rupanya pun berbeda
Jika dibandingkan dengan rayuan bulan, merekalah yang paling ulung

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lena Latipah
EditorLena Latipah

Related Articles

See More

[PUISI] Tumbang di Tanah Surga

14 Jun 2026, 12:07 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Satu Persen

[PUISI] Satu Persen

11 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Menolak Padam

[PUISI] Menolak Padam

10 Jun 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Ulasan

[PUISI] Ulasan

10 Jun 2026, 21:27 WIBFiction