Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menanti Hari

[PUISI] Menanti Hari
Pexels.com/fabrizio verrecchia

Selama ini hanya mencari
aku lelah berlari
aku lelah menanti
menanti hari yang tak pasti

Selama ini hanya menanti
aku letih berlari
aku merintih menanti
menanti hari tanpa henti

Datanglah mentari
jadilah mawar tak berduri
Kembalilah menari
berilah jari jemari
Aku lelah menanti hari

Di tengah sepi menanti hari
berharap janji yang kau curi
Tak ingin menjadi misteri
tapi aku lelah berlari
tanpa letih menanti hari

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nicholas Tunggal
EditorNicholas Tunggal
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sunyi yang Mendesak

24 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction