Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menggebu dalam Tunggu

[PUISI] Menggebu dalam Tunggu
ilustrasi menunggu (pexels.com/Adrien Olichon)

Sudah berulang-ulang kali menghitung minggu
Susah payah memungut detik-detik bersamamu
Namun yang kudapati hanya hilang kesadaran di balik kewarasanku sendiri

Aku tidak gila
Bahkan matahari dan bulan saja haus akan asmara
Dua hal berbeda dan mustahil itu saling menggebu
Tahun demi tahun dihabiskan untuk merayu waktu
Mereka sanggup sampai gerhana mempertemukan

Kita juga demikian
Tidak ada yang ingin menunggu
Tapi aku hanya berharap padamu
Hanya setia pada cintamu

Jika deru hatiku sanggup bergerak, kau hanya gambar di album kenangan
Tapi sepertinya aku tidak akan sanggup
Sorot matamu seakan selalu datang mengancam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction