Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menitipkan Hati

[PUISI] Menitipkan Hati
ilustrasi sepasang tangan (pexels.com/pixabay)

Pada gemuruh perasaan yang agung
Tak terjamah bujuk rayu setan
Suci tanpa perlu terbasuh lautan
Terjaga selayaknya bunga teratai anggun

Lantas, apa yang kau takutkan?
Bukankah sudah menitipkan seluruh hati?
Pada sang maha penjaga
Tak akan koyak, mustahil remuk

Terjaga dalam genggaman mulia
Tak terjamah bujuk rayu setan
Terlalu kuat untuk dihancurkan
Terjaga tanpa harus berperang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Surat yang Tak Pernah Terbalas

17 Mar 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Perpustakaan Waktu

[PUISI] Perpustakaan Waktu

16 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Jejak Keruh

[PUISI] Jejak Keruh

16 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menabung Kebaikan

[PUISI] Menabung Kebaikan

15 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Memakan Senyap

[PUISI] Memakan Senyap

14 Mar 2026, 05:04 WIBFiction