Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menolak Kalah

[PUISI] Menolak Kalah
ilustrasi sedang lelah (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Istirahatlah ketika kau lelah

Bukan berhenti lalu menyerah

 

Hidup harus terus berjalan

Walau yang kau harapkan

Tak pernah jadi kenyataan

 

Sengatan mentari pagi

Kuatkan tekadmu tuk kejar mimpi

Dan hangatnya secangkir kopi

Temanimu tuk rajut mimpi

 

Fokuslah melangkah ke depan

Dan lewati semua rintangan yang menghadang

Kini mimpimu bukan lagi sekedar angan dalam lamunan

Harus diperjuangkan hingga titik darah penghabisan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fajar Muhammad Sidiq
EditorFajar Muhammad Sidiq
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction