Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Menulis Puisi Berikutnya

[PUISI] Menulis Puisi Berikutnya
ilustrasi perempuan yang sedang berpikir (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Aku kehabisan kata-kata
Kemarin, sesaat sebelum akhir pekan
Kuhabiskan kata dengan orang-orang asing

Aku berbicara tentang rencana akhir pekan
Dan bertanya apa yang akan mereka lakukan
Walau sebenarnya aku tak tahu
Apa tujuan dari kata-kata yang keluar saat itu

Aku menyesal telah menjadi pembicara
Sekarang, aku kesulitan menyusun kata
Agar menjadi rima yang nyaman didengar

Aku berusaha untuk membaca buku
Tapi kata-kata telah hilang di sana
Dan hanya tersedia angka yang tak pernah kumengerti
Sekarang, aku perlu menunggu kata-kata selesai bertamasya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ridlo M
EditorRidlo M
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction