Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Menunggu hingga Bertemu

[PUISI] Menunggu hingga Bertemu
Pexels/luizclas
Share Article

Waktu yang tak pernah mundur
Datang bersama takdir
Melihat langit berganti
Merasakan Bumi berotasi

Udara yang mulai muncul
Dingin menembus kulit
Bersama hangatnya doa-doa
Kupanjatkan semoga hari ini baik saja

Jam yang selalu kupakai
Berganti angka seiring perjalanan
Sepatu yang membungkus kaki
Perlahan basah karena genangan

Merasakan indahnya kota ini
Hangat di balik dinginnya kondisi
Suara wanita yang biasa kudengar dari gawai
Kini terdengar jelas menghampiri

Entah aku sedang bermimpi
Menunggu dan bertemu
Memenuhi beberapa janji
Berjumpa untuk meminta restu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Reza Nur Wibisono
EditorReza Nur Wibisono

Related Articles

See More

[PUISI] Sisa Fajar di Ujung Pematang

07 Jul 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Munajat

[PUISI] Munajat

07 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rakus Duniawi

[PUISI] Rakus Duniawi

06 Jul 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Sekelebat Mimpi

[PUISI] Sekelebat Mimpi

06 Jul 2026, 06:25 WIBFiction
[PUISI] Saling Becermin

[PUISI] Saling Becermin

05 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bisik Pekerja

[PUISI] Bisik Pekerja

04 Jul 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Labirin Perasaan

[PUISI] Labirin Perasaan

02 Jul 2026, 21:08 WIBFiction