Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[Puisi] Menyisih

[Puisi] Menyisih
ilustrasi hamparan sawah (dok. pribadi/Al Ayyubi)

Kala gemerlap praja menjadi balada
segala asa berpangku tangan menyaksikannya
Terpana, oleh godaan semu semata
Mungkin, segala sukma sudah terlampau tamak tatkala itu
Tak peduli nasib bentala yang tengah berbaring lenyai terombang-ambing dan tenggelam ke jurang niskala

Gelap mata kawula menyongsong karsa
Apakah ini menegaskan pertanda yang nantinya menggerakkan kalbu kawula menyisih jauh ke utara
Atau, bisa saja menjadi babak baru; ujian perasaian kawula untuk semata-mata patuh pada diri-Mu sahaja.
Siapa yang tahu?

Apalah gemerlap rasa bila hanya akan membawa angkara
Sampai kapan diri yang malang ini harus dipaksa untuk terus berpura-pura?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Restoran yang Pernah Ia Janjikan

22 Mar 2026, 14:25 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

21 Mar 2026, 15:25 WIBFiction
[PUISI] Anak Bawang

[PUISI] Anak Bawang

20 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Balik Kaca Toko

[PUISI] Di Balik Kaca Toko

17 Mar 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Ilusi Emosi

[PUISI] Ilusi Emosi

17 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Menahan Diri

[PUISI] Menahan Diri

16 Mar 2026, 21:07 WIBFiction