Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Muara Kasih

[PUISI] Muara Kasih
ilustrasi kedua orang tua dan anaknya (pexels.com/Radhika Studio)

Oh, Ibunda

Senyummu selalu muncul semenjak kehadiranku

Raut-raut bahagia dan ceria

Sungguh, aku pun ikut senang melihatnya

 

Takkan ada satupun tinta yang mampu melukiskan cintaku padamu

Kaulah yang kucinta

Kaulah yang utama

Terima kasih, Ibunda

 

Kita hidup bersama

Dalam derita

Dalam bahagia

Syukurku atas kehadiranmu

 

Oh, Ayahanda

Takkan ada satupun irama yang mampu ungkapkan agungnya rasa

Beribu kasihku padamu

Takkan berhenti di hilir telaga

 

Kaulah belahan jiwa

Kaulah satu-satunya

Yang mampu memberiku mahkota

Terima kasih, Ayahanda

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Danang Nugroho
EditorDanang Nugroho
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Titik yang Enggan Dijemput Garis

25 Mar 2026, 19:22 WIBFiction
[PUISI] Suara Bertingkah

[PUISI] Suara Bertingkah

25 Mar 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Menang

[PUISI] Menang

25 Mar 2026, 06:28 WIBFiction
[PUISI] Layu, Tapi Hidup

[PUISI] Layu, Tapi Hidup

25 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merajut Laut Fajar

[PUISI] Merajut Laut Fajar

25 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ruang Tersembunyi

[PUISI] Ruang Tersembunyi

23 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berbunga

[PUISI] Luka yang Berbunga

23 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

[PUISI] Badut Tanpa Sirkus

22 Mar 2026, 05:04 WIBFiction