Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Munafik

Unsplash.com/gillaumedegermain
Unsplash.com/gillaumedegermain

Manusia ada dalam lingkup kemasyarakatan
Memiliki sebuah kejadian dan kenangan
Dalam bentuk sosial maupun percintaan
Lalu apa yang mau disombongkan?

Seolah kita hanya hidup sesaat
Setelah itu hanya menunggu kiamat
Dan berakhir di liang lahat
Yang hanya mengharap doa-doa yang terpanjat

Manusia hidup di dunia hanya sebentar
Tapi perebutan kursi DPR menggelegar
Banyak aksi-aksi pansos digelar
Merasa paling benar dan hanya untuk tenar

Semakin banyak yang mengadili
Semakin semena-mena yang menghakimi
Bahkan siapa pun orangnya tak peduli
Berakibat iri dan dengki

Setelahnya baru saling hujat,
Saling tuduh dan tangkap
Setelah itu barulah bermunajat
Pada tuhan dia menghadap
Cuih, terlalu munafik dan tak bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dinner febriantoko
EditorDinner febriantoko
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Panduan Sunyi untuk Hati

16 Feb 2026, 20:48 WIBFiction
ilustrasi orang menyambut bulan Ramadan

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction