Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Munajat

pixabay/jplenio
pixabay/jplenio

Di antara seluruh semesta yang ada
Aku hanya ingin sepasang sayap
Yang mampu menerbangkanku
Seperti merpati menari di udara pagi
Mengepakkan angan-angan

Di sela-sela hembus angin
Sejenak tapak tak ada di tanah
Napas yang penuh sesak pecah

Pelan tapi pasti,
Aku bisa menikmati
Aroma oksigen di dunia fana
Di sekeliling kawanan burung di awan

Cukup hingga senja terbenam
Aku melepas semua luka terpendam

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Esa Ufi Susanti
EditorEsa Ufi Susanti
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[CERPEN] Halte, Hujan, dan Kartu Nama

07 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction