Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Musim Baru untuk Pohon yang Lelah
ilustrasi daun yang layu (unsplash.com/Walter Frehner)

Pohon itu berdiri lebih lama
daripada yang dapat diingat angin
beberapa daun telah lama gugur
namun akarnya masih memilih tinggal

Ia pernah menunggu hujan
seperti seseorang menunggu waktunya
berulang kali langit hanya lewat
membawa mendung tanpa air

Pohon itu tak lagi bertanya
ke mana burung-burung pergi
ia hanya merapatkan akar
pada tanah yang mulai retak

Akar-akarnya masuk lebih dalam
ke tempat yang tak pernah digapai cahaya
barangkali di sanalah
ia menyimpan segala yang tak terucap

Musim akan berganti tanpa menyapa
seperti hujan yang tiba-tiba menerjang
membasahi pohon yang lupa caranya menghijau
membawa kembali alasan untuk bertahan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎