Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Nama Tak Bermakna

[PUISI] Nama Tak Bermakna
ilustrasi seseorang bersandar di depan cermin (unsplash.com/ DANNY G)

Kita dari serpihan debu yang tak sama
Dari luka dan rasa yang menguncup lama
Bagai hujan di Senin pagi hari
Bagai pijar bintang di langit petang hari

Tak semestinya kita berpacu pada diri yang lain
Mata terpejam di depan cermin
Menelisik cela tanpa ampun, aku masih tak tahu apa pun
Melainkan tubuh yang bersabar di tiap waktu mengalun

Semua yang tak kukatakan adalah tragedi
Segala yang kau katakan sebuah kesia-siaan belaka
Diriku sekedar nama tak bermakna
Berakhir di kedalaman batin yang tak henti bersuara

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Desi
EditorIrma Desi
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Teratai di Tengah Arus

24 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Paradoks

[PUISI] Paradoks

23 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kepada Perempuan

[PUISI] Kepada Perempuan

22 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Memetik Purnama

[PUISI] Memetik Purnama

21 Apr 2026, 20:17 WIBFiction
[PUISI] Malaikat Palsu

[PUISI] Malaikat Palsu

21 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bising Amoral

[PUISI] Bising Amoral

20 Apr 2026, 21:07 WIBFiction