Katanya,
Negeri ini sedang menuju terang
Meski yang terasa hanya awan gelap dan badai tanpa henti
Dengan tangan yang menggenggam janji-janji manis dari musim pemilu
Kami masih menunggu hari itu
Katanya rakyat akan menjadi yang utama
Tetapi itu hanyalah ilusi semata
Sebatas janji manis
Yang perlahan terkikis
Kami melihat anggaran digelontorkan serampangan
Sementara harga-harga tumbuh lebih tinggi daripada harapan
Di mana terang yang kaujanjikan?
Katanya,
Kita akan menjadi bangsa yang kuat
Tetapi mengapa suara yang berbeda terdengar seperti gangguan?
Mengapa kritik harus selalu dicurigai sebagai kebencian?
Mengapa mereka yang bersuara dibungkam sedemikian rupa?
![[PUISI] Negeri yang Katanya Baik-Baik Saja](https://image.idntimes.com/post/20260831/theotherkev-homeless-7118410_640_3905b385-8fec-4503-ade4-3339adaf25b7.jpg)