Teruntuk perisai jiwa yang mulai gundah
Menjelma pastikan terbuai sandaran
Namun, dikendalikan putusan serakah
Akhirnya terpuruk melawan ketersudahan
Nun jauh dalam kehampaan melanda
Hirup nafas kehidupan yang temaram
Bak nurani tenggelam dalam duka dan lara
Melangkah untuk pastikan insan tenteram
Asamnya mengoyak sandaran peluang hati
Memaksa diri merindukan sakit yang membara
Apa yang pudar berwujud sekoyak mimpi
Melanggengkan perjuangan berujung merana
Masih berlanjut lembaran nestapa menggugat jiwa
Kian bergulir mengarungi teluk yang terbuang
Berharap masa depan terhampar surga
Namun tampaknya derita masih panjang
![[PUISI] Nestapa Tergugat Jiwa](https://image.idntimes.com/post/20230515/pexels-photo-1558274-1b0ff41e9a8a4649da2e26c7a193b2b1-3973e0f60855c2ac071d5a1901221b21.jpeg)