Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Pada Temu Terakhir Kalinya

[PUISI] Pada Temu Terakhir Kalinya
Unsplash.com/todd_diemer

Tiada lagi kekata
Jika jauh dari kata jumpa
Rindu itu kian kentara
Dari dua pasang netra yang tercela

Hidup yang mati
Akal sehat hilang kendali
Ini bukan tentang aku dan kamu
Namun histori kepingan yang terperi
Masih di sini, di sanubari, lantas kapan kamu kembali?

Pada temu kita yang terakhir kalinya
Di antara petang dan senja
Kita sama-sama mengentakan dua pasang kaki yang terselip jeda
Menambah jarak untuk menyiratkan amarah

Dengan angkuhnya hujan datang
Turun mendera sembari tertawa terbahak
Sementara aku terjerembap
Lalu angin memelukku dengan dingin

Pada akhir kalimat kamu bersumpah serapah
Ucap dan ragamu memecah gelap
Sementara dalam terang aku meluruskan
Kamu enggan menghiraukan
Lantas berteriak dengan lantang dan kencang

"Dan bila petang datang tuk merajai
Dengan dinginnya malam terkutuk sunyi
Dan aku masih tetap berdiri di bumi ini
Aku akan tetap memilih jalanku sendiri."
Ucapmu lalu pergi, tuk selamanya, tanpa kembali

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More

[PUISI] Euforia Lawas

19 Mei 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Timeless

[PUISI] Timeless

19 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Mendekap Ego

[PUISI] Mendekap Ego

18 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Permata Pudar

[PUISI] Permata Pudar

18 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Mimpi

[PUISI] Merayakan Mimpi

17 Mei 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Esok Tanpamu

[PUISI] Esok Tanpamu

17 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bawa Aku Pergi

[PUISI] Bawa Aku Pergi

15 Mei 2026, 21:08 WIBFiction
[PUISI] Di Mana Suamiku?

[PUISI] Di Mana Suamiku?

15 Mei 2026, 05:04 WIBFiction