Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pekik Tangis Tak Berbahana

Pexels.com/Lina Kivaka
Pexels.com/Lina Kivaka

Sepotong senja menjelanak awan

Senyum tipis dan cangkir berkenalan

Menyeruput coklat hangat di tangan

Rencana perjalanan kau kultuskan

Tanpa sangka duka, riang aku hidupkan

 

Kota paling aku cinta

Wilayah paling istimewa

Tempat singgah paling menggoda

Ruang hangat yang menenangkan

Atmosfer paling dirindu waktu lejar

 

Aku pikir kau benar-benar suka 

Wilayah yang takkan mungkin kau lupa

Ternyata ada seorang yang kau jumpa

Ada orang yang menarikmu ke sana

Membuatmu begitu bersemangat

 

Tak apa-apa, 

Sekarang,

Kau pasti sudah benar-benar suka

Hangat dan ramah, kan?

Mungkin kau sudah rindu, iya kah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Harivani Nurwiyati
EditorHarivani Nurwiyati
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Panduan Sunyi untuk Hati

16 Feb 2026, 20:48 WIBFiction
ilustrasi orang menyambut bulan Ramadan

[PUISI] Fajar Ramadan

16 Feb 2026, 06:15 WIBFiction
ilustrasi bunga jalanan

[PUISI] Bunga Jalanan

16 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi seorang anak memegang lilin

[PUISI] Tak Ingin Redup

15 Feb 2026, 21:48 WIBFiction
Ilustrasi siluet senja

[PUISI] Serupa Senja

15 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi kebaikan

[PUISI] Putaran Awal

15 Feb 2026, 20:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang sedang merenung

[PUISI] Setelah Luka

13 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi senja

[PUISI] Lirih Jingga

13 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Menyeduh Sabar

12 Feb 2026, 19:47 WIBFiction
ilustrasi bayangan di bawah senja

[PUISI] Benang Temaram

12 Feb 2026, 05:15 WIBFiction