Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Penenun Sutra Hitam

[PUISI] Penenun Sutra Hitam
ilustrasi ulat sutra (pixabay.com/ivabalk)

Suara tangisan sang malaikat kecil memercikkan haru

Sang malaikat penjaga suka cita menyongsong harapan baru

Mungil, lunglai, bergeliat, seolah tak seorang pun tahan melihat wajah lagu

Tak disangka saat tulang kian besar, 

Saat rambut kian lebat nan berbinar, 

Salah kian meluas di selasar 

Sutra itu tak lagi menjadi kebanggaan 

Orang tak lagi ingin menyandang kepunyaan 

Sama saja seperti kain di jalanan

Menghitam, penuh debu dan kotoran

Siapa yang sudi ingin memungutnya?

Ada... Sang penenun 

Rupanya ia selalu menunggu di rimbaNya

Entah angin yang menderunya 

Atau si sutra yang akan rindu dengan benangnya 

Entahlah, sang penenun masih berjuta sabar menantinya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Merry Wulan
EditorMerry Wulan
Follow Us

Related Articles

See More

[PUISI] Menahan Senja agar Tak Lekas Jingga

06 Mei 2026, 10:58 WIBFiction
[PUISI] Pantang Terusir

[PUISI] Pantang Terusir

06 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lampu Kota

[PUISI] Lampu Kota

05 Mei 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Lima Jenis Cinta

[PUISI] Lima Jenis Cinta

04 Mei 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Peluh yang Bersemi

[PUISI] Peluh yang Bersemi

04 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Terbentur Rasa

[PUISI] Terbentur Rasa

03 Mei 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gadai Percaya

[PUISI] Gadai Percaya

03 Mei 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Hamparan Semu

[PUISI] Hamparan Semu

01 Mei 2026, 21:27 WIBFiction