Dahulu, pernah ada dua hati yang belia
Yang satu akrab dengan sunyi
Yang lainnya membawa riuh ke mana pun ia pergi
Bertolak belakang, tapi saling melengkapi
Di sela bel istirahat yang singkat
Mereka bertemu di antara bangku sekolah
Awalnya hanya saling mencari tahu nama
Hingga nama mulai terukir di sudut perasaan
Seseorang terbiasa dengan riuh lainnya
Yang lain mulai menemukan tenang di balik diam
Hingga tanpa sadar, ruang kecil tumbuh di sudut perasaan
Tempat yang hanya mereka pahami berdua
Begitulah kisah dua belia yang belajar saling tinggal
Sayangnya, mereka terlalu belia untuk menyadari
Bahwa tidak semua keraguan harus dipercaya
Dan tidak setiap kepergian dapat menemukan jalan kembali
![[PUISI] Penyesalan](https://image.idntimes.com/post/20260922/pexels-mizyuk-190976_2a146673-21be-4afe-839f-d1a074b3799b.jpg)